Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan AC Inverter dan AC non Inverter

perbedaan ac inverter dan non inverter

Setiap jenis AC tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Mungkin masih ada yang belum mengetahui perbedaan AC inverter dan non inverter. Berikut ini perbedaannya.

Perbedaan AC Inverter dan AC non Inverter

1. AC Interver

Pada tipe AC Inverter ini telah menggunakan teknologi yang lebih maju bila dibandingkan dengan AC non Interver. Inverter dapat membuat AC bekerja secara optimal tanpa perlu mengkonsumsi daya listrik berlebih.

AC yang telah menggunakan teknologi inveter memiliki sistem kerja yakni mesin kompresor dapat berubah sesuai dengan kebutuhan. Sehingga listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan AC ini akan disesuaikan dengan kinerja pada AC itu sendiri.

Pada saat AC dinyalakan, dia akan bekerja secara penuh, namun bila sensor suhu telah mencapi titik suhu yang ditentukan, mesinnya akan bekerja menjadi lambat. Sehingga PK pada AC ini dapat berubah sesuai kebutuhan.

Artikel terkait:
– Service AC Surabaya
– Service AC Jogja

Kesimpulan :

– Proses pendinginan lebih konstan dan stabil
– Dapat menghemat pemakaian listrik jika benar dalam pengaplikasiannya
– Harganya bisa dibilang paling mahal dibanding tipe AC Sandard dan Low Watt
– Biaya perawatan cukup mahal dan rumit
– Memerlukan perawatan / cleaning yang maksimal, setidaknya 2 bulan sekali

2. AC non Inverter

Jenis AC ini memiliki sistem kerja yang bekerja secara standard layaknya AC konvensional pada umumnya. Perbedaan jenis ini dengan AC konvensional zaman dulu, yaitu AC ini telah menggunakan jenis freon R-32.

AC ini memiliki cara kerja yaitu, akan mendinginkan ruangan sesuai dengan suhu yang telah di atur pada remote control.

Setelah suhu temperature tercapai, mesin kompresor akan mati, dan nantinya akan menyala kembali setelah suhu temperature naik di atas suhu yang telah anda atur.

Proses ini terjadi karena peran sebuah alat yang sering dikenal yaitu thermistor pengatur suhu temperature. Proses pendinginannya terbilang cukup cepat, namun bagian ini memiliki kelemahan pada kosumsi daya listriknya.

Artiket terkait:
– Service AC Bekasi
– Service AC BSD

Hal ini dikarenakan seringnya mesin mengalami mati dan hidup, tentunya akan konsumsi daya listrik menjadi boros. Itulah mengapa anda disarankan untuk mengatur suhu temperature pada remote control di kisaran angka 20” C.

Hal ini ditujukan agar mesin kompresor tidak sering mengalami mati dan hidup.

Kesimpulan :

– Mendinginkan ruangan lebih cepat
– Memiliki perawatan mudah
– Harga terjangkau
– Namun, boros di konsumsi daya listrik

Demikian perbedaan AC Inverter dan AC non Inverter. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita semua serta dapat membantu anda dalam memilih AC terbaik. (Pojokinfo)

Posting Komentar untuk "Perbedaan AC Inverter dan AC non Inverter"